Berita TerkiniHortikulturaLayanan MasyarakatPembinaan & Penyuluhan

Tindak Lanjut “Santri Bertani” diawali penyerahan bibit pepaya california

Admin

Ujung, Kec. Lilirilau Kab. Soppeng, Senin 4 November 2019. Tindaklanjut dari Program “Santri Bertani” Dinas TPHPKP Kab. Soppeng sebagai salah satu upaya dalam mempersiapkan generasi muda untuk terjun langsung di Bidang Pertanian sedini mungkin dalam regenerasi petani khususnya di Kab. Soppeng, tim penyuluh pertanian Kec. Lilirilau yang dikoordinir oleh Bapak Alwi, SP. hari ini telah mengawali program tersebut dengan menyerahkan bibit pepaya california dari Dinas TPHPKP untuk dibudidayakan di lahan pondok pesantren Darussalihin, Kel. Ujung Kec. Lilirilau Kab. Soppeng. Selain itu, juga diserahkan polybag yang merupakan wadah media tanam pengganti pot yang biasanya dimanfaatkan untuk tanaman sayuran atau obat-obatan pada pekarangan.Kegiatan penyerahan bibit dan polybag ini sebagai langkah awal, dimana sebelumnya telah dilakukan identifikasi lahan dan kunjungan langsung ke pondok pesantren oleh Kepala Dinas TPHPKP Ir. Fajar, MMA. Bersama dengan para penyuluh lingkup Kecamatan Lilirilau beberapa waktu yang lalu. Kedepan diharapkan semua Kecamatan bisa melakukan hal yang sama pada pondok pesantren yang ada di wilayah kerja masing-masing. Tentunya program Santri Bertani tidak hanya sampai disitu, akan dilakukan pembinaan dan pendampingan oleh para penyuluh kepada para santri dalam hal teknis budidaya maupun hal terkait lainnya, dengan fokus pada praktek langsung di lapangan.Berdasarkan informasi, bibit yang diserahkan berupa bibit pepaya california sebanyak 25 sachet atau kurang lebih 1.000 pohon jadinya ketika dibudidayakan, termasuk juga 1.000 lembar polybag. Semoga langkah awal yang telah dilakukan ini bisa berjalan dengan baik pada tahap selanjutnya, dan Santri Bertani di Kabupaten Soppeng bisa sukses sebagai upaya regenerasi petani, sekaligus berkontribusi meningkatkan produksi hasil pertanian di Kabupaten Soppeng. Dan terakhir menciptakan lingkungan/lahan pondok pesantren menjadi hijau sekaligus produktif.

Related Articles

Back to top button