Berita TerkiniPerkebunan

Salah satu Kakao terbaik Dunia berasal dari Kabupaten Soppeng

Admin

Adalah Bapak Muhammad Aris, petani kakao asal Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan, tepatnya dari Kelompok Tani Sekkang Mata Kelurahan Tettikenrarae Kecamatan Marioriwawo berhasil mendapatkan penghargaan sebagai salah satu produsen biji kakao terbaik Dunia diajang International Cocoa Awards 2019, Cocoa of Excellence Program.  Berdasarkan informasi yang beredar di laman facebook, beliau mendapatkan ucapan selamat dari akun “Pensosbud Kbri Paris”. Dijelaskan bahwa Pemberian penghargaan dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Salon du Chocolat yaitu ajang pameran Cokelat dan Kakao Terbesar di Dunia pada 30 Oktober 2019 di Parc Des Expositions (Paris Expo) France.  Bapak Muhammad Aris diwakili oleh Dubes Arrmantha Nasir dan Ibu Ariza Budi dari ICCRI (Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia) menerima penghargaan tersebut. Kakao yang diproduksi Bapak Muhammad Aris dari kebun yang dikelolanya sendiri menjadi salah satu yang terbaik didunia  “Best 50 International Cocoa Awards”.

Berdasarkan penelusuran melalui www.cocoaofexcellence.org diumumkan 50 sampel kakao terbaik dunia, yang salah satunya adalah produksi Bapak Muhammad Aris dan menjadi satu-satunya dari Indonesia. Sampel kakao yang dikirimkan bersaing dengan 223 sampel biji kakao lainnya yang terpilih dari 55 negara produsen kakao di Dunia yang berpartisipasi pada ajang kompetisi tersebut dari 66 Negara produsen kakao yang ditargetkan. Pada press release results of the 2019 Edition International Cocoa Awards, tercantum bahwa kakao produksi Bapak Muhammad Aris dari Kabupaten Soppeng, difasilitasi pengirimannya oleh Bapak Agung Wahyu Susilo dari ICCRI (Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia) Jember, Jawa Timur ke Biodiversity International France di Paris. Tercantum juga hasil penilaian berupa identifikasi karakteristik biji dan profil rasa cokelat yang dihasilkan.

Masih dari penelusuran pada www.cocoaofexcellence.org, diketahui bahwa proses untuk mengikuti kompetisi ini begitu ketat, berbagai informasi mulai dari profil petani, pengelolaan aspek budidaya, panen dan pasca panen sampai penyimpanan harus terdokumentasi dengan baik. Berdasarkan informasi-informasi tersebut diatas, Kepala Dinas TPHPKP Ir. Fajar, MMA. langsung menugaskan stafnya untuk mengunjungi dan konfirmasi langsung kepada Bapak Muhammad Aris di kediamannya. Dari hasil konfirmasi langsung tersebut diketahui bahwa Bapak Muhammad Aris merupakan petani yang cukup ulet dalam membudidayakan kakao secara intensif di lahan yang dimilikinya seluas 0,8 Hektar. Kakao yang dikirim sebagai sampel untuk ikut kompetisi tersebut berumur sekitar 7 tahun dengan jenis varietas Sulawesi 1, MCC 01 dan MCC 02. Perawatan yang intensif berupa pemupukan sebanyak 2 kali dalam satu tahun dan menerapkan sarungisasi atau kondomisasi dalam mencegah serangan hama PBK. Sebuah usaha yang cukup besar telah dilakukan Bapak Muhammad Aris dalam berbudidaya kakao, dan telah membuahkan hasil berupa peningkatan produksi yang cukup signifikan sampai 3 kali lipat dari kebun kakao sebelumnya sebelum dilakukan penanaman ulang. Dan bahkan bisa berprestasi sebagai Salah Satu Biji Kakao Terbaik Dunia. Apa yang telah dilakukan oleh Bapak Muhammad Aris semoga bisa menjadi motivasi untuk petani-petani Kakao lainnya di Kabupaten Soppeng, sehingga produksi Kakao bisa kembali meningkat, dan Kabupaten Soppeng tetap menjadi salah satu penghasil Kakao utama di Indonesia. Komoditi kakao sebagai bahan utama dalam pembuatan cokelat yang tidak tergantikan tentunya menjadikan Kakao sebagai komoditi utama yang dibutuhkan di Dunia, sehingga prospek kedepan tetap menjanjikan.

Related Articles

Back to top button