Berita TerkiniPembinaan & Penyuluhan

Musyawarah Tani Mattudang-Tudangeng Tingkat Kabupaten Soppeng Tahun 2021

Watansoppeng, 6 November 2021 bertempat di halaman kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng dilaksanakan acara Musyawarah Tani Mattudang-Tudangeng Tingkat Kabupaten Soppeng yang dirangkaikan dengan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Mengangkat tema “Kita Jalin Ukhuwah Islamiyah dalam Upaya Pemulihan dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertanian di Kabupaten Soppeng”, acara dibuka langsung oleh Bupati Soppeng H.A. Kaswadi Razak, SE.

Sebelum pelaksanaan acara inti Mattudang-Tudangeng dan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, acara yang dihadiri oleh para perwakilan petani Se Kabupaten Soppeng ini diawali dengan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Soppeng terkait dengan kepesertaan para petani dalam BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan pada petani dalam menjalankan profesinya. Sosialisasi dibawakan langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar Bapak Hendrayanto. Program yang diberi nama SUTASOMA (Sistem Perlindungan Petani Soppeng Maju dan Sejahtera) ini disebutkan sebagai program pertama yang ada di Indonesia, dengan memberikan berbagai kemudahan bagi petani di Kabupaten Soppeng untuk mengakses fasilitas BPJS Ketenagakerjaan.

Memasuki acara inti Musyawarah Tani Mattudang-Tudangeng yang merupakan agenda tahunan para petani untuk membahas persiapan sebelum memasuki musim tanam, menyusun rencana strategi yang akan dijalankan setiap stakeholder terkait, terutama para petani sebagai pelaku utama pada sektor pertanian. Diawali dengan laporan Ketua Panitia Bapak Mursalim (Ketua KTNA Kabupaten Soppeng), Laporan evaluasi Musim Tanam April-September 2021, pembacaan doa dan sambutan pembukaan oleh Bupati Soppeng. Ketersediaan sarana produksi seperti benih, pupuk dan alsintan, serangan hama penyakit dan kondisi perubahan iklim menjadi isu utama yang menjadi objek pembahasan, untuk diatasi kendala-kendala yang selama ini dihadapi terkait hal tersebut. Bupati Soppeng dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa kondisi kita sudah ketahui bersama, dari pengalaman selama ini, ibaratnya penyakit sudah ada diagnosa, tinggal mencari obatnya atau solusi-solusi yang bisa ditempuh. Setelah acara dibuka secara resmi oleh Bupati Soppeng, selanjutnya pemaparan-pemaparan dari para Narasumber Musyawarah Tani.

Adapun narasumber dalam Mattudang-Tudangeng tersebut yaitu Kepala UPT Balai Proteksi Tanaman Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala BPTP Provinsi Sulawesi Selatan, Dekan Fakultas Pertanian Unhas Bapak Prof. Dr. Sc. Agr. Ir. Baharuddin (Ahli Hama dan Penyakit Tumbuhan) dan Dekan Fakultas Pertanian Unsulbar Bapak Prof. Dr. Ir. Kaimuddin, M.Si (Ahli Klimatologi). Selain penyampaian materi/informasi dari para Narasumber, dalam acara tersebut juga dilakukan Massureq (pembacaan lontaraq dengan melagukan tanpa musik) serta pembacaan lontara (mallontaraq) oleh Bapak Idris dari Perwakilan Petani. Disela-sela acara juga dilakukan penyerahan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Perwakilan Petani oleh Bupati Soppeng, serta penyerahan piagam penghargaan kepada Bupati Soppeng, Kepala Dinas TPHPKP, dan Koordinator BPP atas peran aktifnya dalam program BPJS Ketenagakerjaan untuk para petani di Kabupaten Soppeng.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Soppeng Ir. H. Lutfi Halide, MS., Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, Forkopimda Kabupaten Soppeng, para Kepala SKPD terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng, serta para penyuluh pertanian se Kabupaten Soppeng. Setelah rangkaian acara Musyawarah Tani Mattudang-Tudangeng, acara dilanjutkan dengan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, yang dimeriahkan dengan lomba hias pohon telur dari perwakilan kelompok tani dan BPP Se Kabupaten Soppeng.

Related Articles

Back to top button