Berita TerkiniLayanan MasyarakatPembinaan & Penyuluhan

Dua BPP dari Kabupaten Soppeng menerima Penghargaan Abdi Bakti Tani 2019 di Jakarta

Admin

Jumat, 29 November 2019 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. Puncak dari proses penilaian Abdi Bakti Tani tahun 2019 sebagai sebuah ajang pemberian penghargaan kepada Unit Kerja Pelayanan Publik di bidang Pertanian Seluruh Indonesia yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian, bertepatan dengan upacara Hari Korpri Lingkup Kementerian Pertanian, para penerima penghargaan baik piagam, plakat maupun piala Abdi Bakti Tani diundang langsung menghadiri upacara bersama sekaligus menerima langsung penghargaan masing-masing. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lalabata dan Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng sebagai UKPP Penerima penghargaan tahun 2019 ini diwakili oleh masing-masing Koordinatornya yaitu Ir. Mahfuddin (BPP Kec. Lalabata) dan H. Muh. Saleh, S.Pt (BPP Kec. Marioriwawo), turut serta hadir dalam upacara dan penyerahan penghargaan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Seperti pada rilis berita sebelumnya, BPP Kecamatan Lalabata berhasil meraih penghargaan Plakat Abdi Bakti Tani, sedangkan BPP Kecamatan Marioriwawo meraih penghargaan Piagam Abdi Bakti Tani. Sebelum penyerahan penghargaan dilakukan, diawali dengan ramah tamah bersama Bapak Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH. MH. dengan para penerima penghargaan Abdi Bakti Tani. Bapak Menteri Pertanian menyampaikan hormat dan terima kasih kepada para penerima penghargaan atas prestasi yang diraih, dan terus menghimbau ke depan agar memberikan pelayanan prima, meningkatkan kinerja pelayanan dan bekerjasama untuk tujuan pembangunan pertanian sesuai yang diharapkan.

Setelah pelaksanaan ramah tamah, dilanjutkan Penyerahan penghargaan yang dilakukan oleh Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian Bapak Drs. Abdul Halim, M.Si kepada masing-masing UKPP berprestasi, termasuk BPP Kecamatan Lalabata dan BPP Kecamatan Marioriwawo, dimana sebelumnya telah dilakukan secara simbolis oleh Menteri Pertanian pada saat selesai upacara.

Related Articles

Back to top button