Berita TerkiniTanaman Pangan

Bupati Soppeng Bersama Rektor UIM, Panen Jagung di Lokasi Demplot Penangkaran Benih Jagung

Admin

Desa Lalabata Riaja, Kec. Donri-Donri, Kamis 11 Juni 2020, tepatnya dilokasi Kelompok Tani Tana Bellange, Bupati Soppeng H. Andi Kaswadi Razak, SE. bersama Rektor Universitas Islam Makassar Dr. A. Majdah M. Zain serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Ir. Ardin Tjatjo, MP, melakukan panen jagung di lokasi demplot penangkaran benih jagung Sintetik Varietas Provit A1 (UIM-1).

Bupati Soppeng H. Andi Kaswadi Razak, SE. dalam sambutannya sangat mengapresiasi pihak UIM yang menempatkan lokasi demplot penangkaran tersebut di Kabupaten Soppeng dan mengharapkan agar kegiatan tersebut bisa ditindaklanjuti dengan kegiatan perbanyakan benih untuk memenuhi  benih petani jagung, khususnya di Kabupaten Soppeng, dimana  hampir seluruh wilayah di Kabupaten Soppeng cukup intens membudidayakan jagung. Jagung menjadi komoditi terbanyak kedua setelah padi yang dihasilkan di Kabupaten Soppeng. Dalam Kurun waktu 3 Tahun terakhir, rata-rata luas tanam jagung di Kabupaten Soppeng mencapai 23.198 Hektar, rata-rata Luas Panen 22.184 Hektar, dengan capaian rata-rata tingkat produksi sebanyak 109.188 ton jagung pipilan kering.

Rektor UIM Dr. A. Majdah M. Zain menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Universitas Islam Makassar dalam menjalankan Pengabdian Pada Masyarakat sebagai salah satu wujud Tri Darma Perguruan Tinggi. Kabupaten Soppeng dipilih sebagai lokasi demplot penangkaran tentu berdasarkan berbagai pertimbangan, terutama terkait besarnya potensi budidaya jagung yang merata hampir di seluruh wilayah Kabupaten Soppeng dan terus mengalami peningkatan. Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Ir. Ardin Tjatjo, MP, beliau mengharapkan agar benih jagung yang dikembangkan UIM bekerjasama Pemerintah Kabupaten Soppeng ini bisa diproses lebih lanjut terkait izin edar dan legalitas benih sehingga bisa diserap oleh Pemerintah dalam pengadaan benih jagung.

Sementara Bapak Yasin dari Universitas Islam Makassar selaku Pemulia Tanaman menyampaikan bahwa benih jagung hasil inovasi tersebut sangat mudah ditangkarkan, biaya produksi yang cukup rendah dengan hasil produktivitas yang tinggi. Tentunya menjadi harapan ke depan benih jagung varietas Provit A1 (UIM-1) ini bisa menjadi salah satu jenih benih yang bisa diminati dan memenuhi kebutuhan masyarakat, dan Kabupaten Soppeng bisa menjadi daerah sumber benih bagi daerah lainnya. Dalam acara panen jagung hasil penangkaran tersebut juga dihadiri dari berbagai pihak terkait lainnya seperti Kepala Dinas TPHPKP Kab. Soppeng beserta jajaran, Camat Donri-Donri, Penyuluh Pertanian dan Para Anggota Kelompok Tani di Kabupaten Soppeng.

Setelah acara seremonial panen jagung dilakukan, dilanjutkan dengan Penandatanganan MOU antara Pemerintah Kabupaten Soppeng yang diwakili Bupati Soppeng dengan Pihak Universitas Islam Makassar yang diwakili langsung oleh Rektor UIM. Adapun Nota Kesepahaman tersebut terkait dengan tindaklanjut demplot penangkaran benih jagung yaitu berupa  Pembinaan dan Pendampingan Penangkar Benih jagung di Kabupaten Soppeng yang akan dilakukan pihak UIM bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Related Articles

Back to top button