Berita TerkiniPeternakan

Penyuluhan Teknologi Inseminasi Buatan Mendukung UPSUS SIWAB

Upaya khusus sapi indukan wajib bunting atau yang lebih dikenal dengan istilah UPSUS SIWAB merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi daging sebagai bahan pangan utama asal hewani yang menjadi sumber protein utama. Target utama UPSUS SIWAB yaitu swasembada daging dalam memenuhi kebutuhan pangan asal hewan, sekaligus peningkatan kesejahteraan peternak rakyat di Indonesia. Program tersebut mulai dijalankan pada tahun 2017, termasuk di Kabupaten Soppeng.

Hasil evaluasi pada tahun 2017, khusus Kabupaten Soppeng, masih ada berbagai kendala yang dihadapi sehingga target yang diberikan belum dapat dicapai secara optimal. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, untuk Tahun 2018 ini dirumuskan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam upaya percepatan pencapaian target, yaitu dengan cara : 1. Sosialisasi dengan pola pendekatan sentra-sentra sapi dengan keterlibatan penyuluh dan pemerintah setempat; 2. Lebih mengaktifkan petugas inseminator untuk mengunjungi akseptor maupun calon akseptor; 3. Menyediakan sarana dan prasarana khususnya kandang jepit.

Sebagai langkah awal dilakukan Sosialisasi/Penyuluhan Teknologi Inseminasi Buatan, yaitu teknologi yang diterapkan dalam pelaksanaan program UPSUS SIWAB yang direncanakan pada 8 (delapan) Kecamatan yang ada di Kabupaten Soppeng. Berdasarkan informasi dari Kabid. Peternakan dan Keswan Dinas Pertanian Haeruddin, S.Pt, M.Si, bahwa sejauh ini sudah 4 (empat) kecamatan yang selesai melaksanakan yaitu Marioriawa, Donri-Donri, Ganra dan Lilirilau), sementara kecamatan lainnya menyusul dan masing-masing sudah dijadwalkan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian masing-masing Kecamatan, dengan menghadirkan para peternak/kelompok ternak diwilayah tersebut.

Inti dari pelaksanaan kegiatan Sosialisasi/Penyuluhan Teknologi Inseminasi Buatan ini yaitu mengajak para peternak untuk berpartisipasi menerapkan IB pada ternak sapinya. Tahun 2018, target IB untuk Kabupaten Soppeng yaitu 1.320, dan sampai pada 30 april 2018 realisasi sudah mencapai 419 atau 31,74%. Semoga dengan sosialisasi yang intensif dan kerjasama semua pihak terkait, target IB di Kabupaten Soppeng bisa tercapai dan berhasil sehingga bisa meningkatkan populasi sapi yang tentunya bisa memberikan dampak pada meningkatnya kesejahteraan peternak rakyat di Kabupaten Soppeng.

Related Articles

Back to top button