Berita TerkiniTanaman Pangan

Sosialisasi “Kartu Tani” dan Pembinaan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tingkat Kab. Soppeng 

Bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian Kec. Lalabata Kab. Soppeng, 26 April 2018 dilaksanakan Kegiatan Pertemuan Sosialisasi Kartu Tani Berbasis RDKK/E-RDKK dan Pembinaan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tingkat Kabupaten Soppeng. Acara tersebut merupakan tindaklanjut dari Sosialisasi Sebelumnya yang dilakukan oleh Pihak Kementerian Pertanian untuk Kabupaten Soppeng dan Wajo beberapa waktu lalu di Sengkang, Kab. Wajo. Dalam Sosialisasi kali ini dilakukan lebih meluas dengan mengundang para stakeholder terkait mulai dari Para Pengurus Kelompok Tani/Gabungan Kelompok Tani, Pengecer dan Distributor Pupuk Bersubsidi dan Para Penyuluh Pertanian Se Kabupaten Soppeng, serta para Anggota Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Ir. Fajar, MMA., bersama dengan perwakilan dari KODIM 1423 Soppeng Kapten Inf. Hafid Yulianto dan Perwakilan Kejaksaan Negeri Soppeng A. Chaeril Ahmad selaku Narasumber dan dipandu oleh Koordinator BPP Kec. Lalabata Ir. Mahfuddin, MMA. Kepala Dinas Pertanian dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Kartu Tani ini merupakan Program Nasional dalam upaya memperbaiki mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi di tingkat lapangan, besarnya anggaran Negara untuk subsidi pupuk menyebabkan Pemerintah terus berupaya untuk lebih baik dalam pemanfaatannya sehingga berbagai metode dilakukan, termasuk dengan penggunaan Kartu Tani ini. Dimana salah satu fungsi kartu tani terkait dengan data kebutuhan pupuk secara akurat, yang tentunya terkait dengan penyaluran di tingkat lapangan, selain berbagai fungsi lainnya yang ada dalam “Kartu” tersebut. Semua unsur diharapkan bekerjasama dengan baik dalam proses penyusunan data E-RDKK yang akan menjadi basis data Kartu Tani, sehingga data yang tersusun betul-betul akurat, valid dan akuntable.

Dari kegiatan ini, akan ditindaklanjuti dengan Sosialisasi di Tingkat Kecamatan dan selanjutnya para penyuluh Desa/Kelurahan sangat diharapkan untuk bekerjasama dengan pengurus kelompok dalam mensosialisasikan ditingkat Kelompok Tani melalui pembinaan-pembinaan yang dilakukan pada wilayah kerja masing-masing, terutama persyaratan yang dibutuhkan untuk penginputan Data E-RDKK, mengingat Data E-RDKK diharapkan bisa selesai pada Minggu II Bulan Mei 2018. Selain membahas mengenai “Kartu Tani berbasis E-RDKK”, dalam pertemuan tersebut juga dibahas terkait kondisi terkini ketersediaan dan penyaluran pupuk bersubsidi. Sebagai langkah antisipasi ketersediaan pupuk ditingkat petani Musim Tanam April-September 2018, kelompok tani dihimbau segera melakukan penebusan lebih awal sesuai RDKK, selain itu diharapkan koordinasi yang baik antara pengecer pupuk bersubsidi dengan kelompok tani wilayah kerjanya agar pupuk selalu tersedia sesuai kebutuhan petani. Terakhir terkait pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi, agar daerah-daerah perbatasan bisa betul-betul diperhatikan agar tidak terjadi penyalahgunaan alokasi pupuk bersubsidi.

Related Articles

Back to top button